Golput Haram, Tanya Kenapa?

blogger setia

Pernah dengar MUI mengeluarkan fatwanya bahwa MEROKOK itu di HARAM kan? pasti smua tau karna media informasi baik itu media cetak, electronic, dll membahas itu secara luas (secara Panjang x Lebar) bahkan menuai banyak pro dan contra didalamnya, dukungan dari berbagai pihak serta tak dapat dipungkiri juga mendapat kecaman dari khalayak ramai yang merasa dirugikan dengan fatwa itu dan menggemborkan alasan mereka mulai dari membunuh mata pencaharioan sampai membatasi hak-hak asasi manusia untuk menikmati barang yang selama ini bahkan uda ratusan tahun lalu diperbolehkan, namun MUI beranggapan bahwa rokok itu sangat merugikan banyak pihak karna kandungannya yang dianggap berbahaya, OK hal itu masih bisa dibenarkan dengan asumsi kesehatan dll namun ada lagi fatwa MUI yang buat saya sedikit bingung bahkan kadang tertawa geli mendengarnya para blogger pasti tau......... YA GOLPUT di HARAMKAN.
Saya sebagai bagian dari masyarakat jujur kebingungan dengan hal ini apa maksud dan tujuan dari MUI dengan mengeluarkan fatwa itu apakah itu dimaksudkan untuk mengajak masyarakat agar menggunakan hak pilihnya secara maksimal........ mungkin bs dibilang YA tapi mari kita lihat dari sudut yang lain bukankan hak pilih itu adalah Hak Asasi setiap Manusia mengapa harus di paksa dengan dibalut fatwa, kalo difikir lebih jauh apakah pemerintah sudah menyerah dengan sosialisasi yang dilakukan yang membuat masyarakat jenuh karena yang mereka lakukan selalu monoton dan itu itu saja dan apakah fatwa seperti itu tidak akan menimbulkan masalah - masalah baru ingat indonesia bukan negara muslim tapi banyak warga non muslim disana apakah mereka tidak merasa diremehkan atau tidak dihargai dan suaranya tidak berpengaruh dalam pemilihan???????
Bagi saya ( ini bagi saya para blogger boleh setuju atau tidak ) timbul pertanyaan mengapa MUI tidak sekalian aja menunjuk partai A yang harus di coblos kalau selain itu HARAM sekalian biar mereka bisa menang mutlak.... benerga????? dan mengapa fatwa yang harus dikeluarkan bukan upaya menyadarkan masyarakat bahwa betapa pentingnya suara mereka dalam pemilihannnn tentunya dengan cara yang lebih kreatif dan didukung dengan pengembalian kepercayaan mereka tehdap PARPOL karna masyarakat sudah bosan dengan janji - janji mereka yang 99% GAZEBO (Gak Zelas Bokkk) setelah mereka menang dan terpilih di pemilu. itulah tugas pemerintah dan calon - calon legislatif bukan malah menggunakan kekuatan MUI untuk mengeluarkan fatwa haramnya.
Betapa miris kalo kita sering dengar kata fatwa haram karna ditempatkan pada posisi yang salah......... bukankan itu akan menghilangkan kesakralan HARAM itu sendiri......
yah buah fikir saya setelah menyaksikan MUI yang gencar dengan FATWA - FATWAnya....

Semoga bermanfaat....

Mr. zHo


lintasberita

Artikel Lain yang Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

isi comment tentang blog ini

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Blognya Zein | Bloggerized by Kuswanto el-zein - facebook : kuswanto.zein - twitter : kuswanto_zein